30 Agustus 2026 - 18:48
30 Orang yang Disebut Terlibat dalam “Kudeta Januari” Ditangkap di Provinsi Markazi

Kementerian Intelijen Iran mengumumkan telah mengidentifikasi dan menangkap 30 orang yang disebut sebagai tokoh utama, pihak yang terkait, serta pelaku perusakan harta milik warga di Provinsi Markazi.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA-  Kementerian Intelijen Republik Islam Iran dalam sebuah pernyataan mengumumkan penangkapan 30 orang yang disebut sebagai pemimpin utama, pihak terkait, dan pelaku perusakan fasilitas serta harta milik masyarakat di Provinsi Markazi.

Berikut isi pernyataan Kementerian Intelijen Iran:

Menurut kementerian tersebut, 30 orang yang mereka sebut sebagai “agen musuh Amerika–Israel” itu terlibat dalam kerusuhan yang oleh pemerintah Iran disebut sebagai “kudeta Januari 2026” di wilayah Mahallat dan Nimvar.

Mereka dituduh melakukan perusakan luas dan pembakaran terhadap rumah-rumah warga, pusat perbelanjaan, bank, kendaraan darurat, kendaraan pribadi, fasilitas pemerintahan, serta sejumlah masjid, termasuk Masjid Jame Aliya dan Masjid Mahdiyeh di Pasar Mahallat.

Kementerian juga menuduh kelompok tersebut melakukan serangan terhadap jaringan kereta api yang dinilai membahayakan nyawa penumpang, serta melakukan penjarahan terhadap barang-barang milik toko warga.

Dalam operasi penangkapan, aparat Direktorat Intelijen Provinsi Markazi disebut menyita sejumlah senjata tajam, termasuk parang, kapak, dan pisau, serta sejumlah besar minuman beralkohol dan narkotika.

Sebelumnya, pada Februari 2026, sebanyak 70 orang yang disebut sebagai pelaku lapangan dalam peristiwa yang sama juga telah ditangkap di Provinsi Markazi.

Kementerian Intelijen Iran menegaskan bahwa tindakan yang mereka gambarkan sebagai “kejahatan bergaya ISIS” dalam kerusuhan Januari tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja.

Dalam pernyataannya, kementerian mengutip ayat Al-Qur’an:

إِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ مُنْتَقِمُونَ

“Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.”

Kementerian Intelijen juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui pusat informasi kementerian di nomor 113, atau melalui akun resmi kementerian di aplikasi pesan domestik Iran seperti Eitaa, Bale, Rubika, dan Soroush Plus dengan alamat vaja113@ yang memiliki tanda verifikasi.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha